Thursday, June 20, 2013
   
Text Size

Samuel Wirajaya

Meraih medali perak dalam ajang Asian Physics Olympiad (APhO) ke-13 di New Delhi, India, 30 April-7 Mei 2012

Terlanjur “tercebur di kolam prestasi”, mungkin inilah ungkapan bagi seorang remaja berprestasi bernama Samuel Wirajaya. Pada awalnya ia tidak menyangka bisa berprestasi ketika terpilih untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional tahun 2009 lalu. Semenjak saat itu, ia menjadi lebih bersemangat untuk lebih berprestasi bahkan di kancah internasional. Kalian pasti penasaran kan, dengan siswa berprestasi ini? Yuk simak wawancara Tim www.engineeringtown.com dengan Samuel Wirajaya berikut ini.

Engineeringtown.com: Sejak kapan kamu mulai menyukai bidang Fisika? Bisa diceritakan?  

Samuel Wirajaya: Sejak SMP kelas VIII. Pada waktu itu, tanpa sepengetahuan saya, saya dipilih untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional 2009, Seleksi Kota (OSK). Waktu itu saya bersekolah di SMP Regina Pacis Bogor. Karena tidak banyak belajar, saya banyak menembak-nembak di ruang ujian.   Ternyata dengan keberuntungan, saya mendapat peringkat 1 se-Kota Bogor pada waktu itu.

Sudah tercebur, basah, ya sudah; saya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk seleksi provinsi dan Olimpiade Sains tingkat nasional (OSN 2009). Ternyata hasilnya jauh di atas ekspektasi saya: sebuah medali perak Fisika OSN tingkat SMP tahun 2009.

Sejak saat itu saya lebih banyak lagi belajar mengenai Fisika (melalui Wikipedia, buku, dan sarana-sarana lainnya), dan saya mulai memandang Fisika sebagai ilmu yang unik.   Tuhan sudah menciptakan semesta ini baik rupanya, lalu mengatur hukum-hukumnya baik adanya, dan ilmu Fisika terpikirkan oleh manusia untuk mempelajari keindahan ciptaan-Nya.

Engineeringtown.com: Bagaimana awal mulanya kamu bisa terpilih untuk mengikuti Asian Physics Olympiad (APhO) ke-13 di New Delhi, India?

Samuel Wirajaya: Tidak banyak yang bisa saya ceritakan. Saya belajar, ikut seleksi di STKIP Surya, ikut seleksi lagi, lalu terpilih.

Engineeringtown.com: Persiapan apa sa ja yang kamu lakukan sebelum menghadapi kompetisi tersebut?

Samuel Wirajaya: Berdoa, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Olimpiade Sains dan Matematika (PPOSM) STKIP Surya selama 6 bulan, belajar, latihan, dan tidur. Tidak lupa pula berkemas, mandi, dan menggosok gigi sebelum berangkat.

Engineeringtown.com: Bagaimana caramu untuk memotivasi dirimu sehingga bisa sukses seperti seka- rang ini?

Samuel Wirajaya: Fokus pada target. Saya juga mengingat bahwa orang tua saya telah memberikan jiwa, raga, dan harta mereka hanya demi membesarkan saya dan mencarikan saya pendidikan setinggi-tingginya. Maka sudah seharusnya saya bersyukur kepada Tuhan, dan berusaha sebaik mungkin mencapai tujuan.

Engineeringtown.com: Pernahkah kamu menemui kendala-kendala dalam bela jar? Bagaimana caramu mengatasinya?

Samuel Wirajaya: Tentu saja pernah. Cara mengatasinya,

(a) Tanya teman,

(b) Konsultasi dengan Mbah Gugel,

(c) Istirahat sejenak (terkadang itu yang kita butuhkan)

Engineeringtown.com: Apa sa jakah aktivitasmu saat ini? Dan bagaimanakah caramu membagi waktu antara bela jar dan kegiatan lainnya?  

Samuel Wirajaya: Tidur,   makan,   persiapan untuk International Young Physicists Tournament (IYPT), mengutak-atik komputer, baca Wikipedia, browsing, dan main game.   Cara saya membagi waktu. . . ad libitum.   Tetapi biasanya siang dan sore hari saya melakukan sesuatu yang lebih serius, lalu istirahat sejenak dan melakukan berbagai kegiatan yang kurang berguna pada malam hari.

Engineeringtown.com: Selain mengikuti Asian Physics Olympiad (APhO), kompetisi apa sa ja yang telah atau akan kamu ikuti?

Samuel Wirajaya:

(a) 1st World Physics Olympiad (WoPhO) (telah diikuti, pergantian tahun 2011–2012)

(b) IYPT 2012 (akan diikuti, Juli 2012)

(c) OSN 2012 bidang Komputer (baru seleksi provinsi Juni 2012, belum diumumkan hasilnya pada saat pertanyaan ini dijawab)

(d) 2nd WoPhO (akan diikuti, pergantian tahun 2012–2013)

Engineeringtown.com: Apakah kamu punya pesan/masukan untuk rema ja di Indonesia agar dapat berprestasi sepertimu?

Samuel Wirajaya: Kata-kata saya mungkin sudah banyak dituturkan oleh guru-guru atau orang tua. Kuncinya hanya satu jika ingin berprestasi, berusahalah semaksimal mungkin. Pelajari suatu hal dengan baik, dan jangan malu bertanya. Juga di zaman globalisasi ini, Internet bagaikan jalan tol informasi serba kilat yang membawa dampak baik dan buruk. Tolak dampak buruknya dan Internet menjadi sarana pembelajaran yang luar biasa.

Profil singkat

Nama lengkap                         : Samuel Wirajaya

Alamat                                     :Jl. Katelia Raya no. 75 Taman Yasmin sektor 2, Bogor 16112, Jawa Barat

Tempat, tanggal lahir              : Bogor, 24 Maret 1995

Anak ke                                   : 1 dari 2 bersaudara

Nama orang tua                      : Daniel Wirajaya dan Rita Tjio

Riwayat pendidikan                 : TK Regina Pacis Bogor SD Regina Pacis Bogor SMP Regina Pacis Bogor (sekarang) SMAK PENABUR Gading Serpong

Prestasi yang pernah diraih    : Medali perak OSN 2009 tingkat SMP, bidang Fisika, Jakarta, Indonesia medali perak di 1st WoPhO, Mataram, Indonesia medali perak APhO 2012, New Delhi, India

 

 

Share/Save/Bookmark

Add comment


Security code
Refresh