Friday, May 24, 2013
   
Text Size

Indira Putri Savitri & Afina Firdha

Peraih Medali Perunggu dalam Ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2011

Tidak  mudah putus asa dan penuh semangat, inilah gambaran kedua orang siswa berprestasi dari SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang. Indira Putri Savitri & Afina Firdha merupakan peraih medali perunggu dalam ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2011 beberapa waktu lalu.

Bagaimanakah perjuangan mereka hingga bisa menghasilkan prestasi yang gemilang dan membanggakan tersebut ? Yuk, kita simak wawancara Tim www.engineeringtown.com dengan Indira Putri Savitri dan Afina Firdha berikut ini.

Engineeringtown.com : Bagaimana awal mulanya kalian sampai bisa terpilih untuk mengikuti kompetisi tersebut ?

Indira & Afina : Ini adalah perlombaan tingkat nasional yang pertama kali kami ikuti, awalnya kami mendengar diselenggarakan ajang ISPO dari guru dan teman – teman. Pada awalnya tidak pernah sekalipun terbayang di benak kami untuk mengikuti perlombaan seperti ini, melihat siswa dari sekolah kami yang mendaftar bahkan direkomendasikan para guru adalah siswa yang rata – rata unggul di sekolah. Sampai akhirnya salah satu guru kami memanggil kami dan menawarkan agar kami mengikuti perlombaan tersebut.  Kami sangat terkejut bahkan saat itu kami sempat menolak, akan tetapi guru kami memberikan kami waktu satu minggu untuk memikirkannya.

Satu minggu kami berdua berdiskusi sampai akhirnya kami menerima, awalnya kami hanya mencoba.  Sejak saat itu kami mulai mengerjakan rancangan alat sampai akhirnya kami mengikuti seleksi sekolah  dari coba – coba tadi ternyata kami lolos seleksi sekolah sampai mengikuti sains fair yang diadakan sekolah kami. Sama sekali tidak menduga melihat teman-teman dari sekolah kami yang rata-rata siswa yang sangat unggul dibidangnya, sedangkan saya (Indira) aktif di bidang organisasi dan jurnalistik sedangkan Afina lebih aktif di bidang olahraga. Sampai pada akhirnya kami mendapat kabar bahwa project kami lolos seleksi pada ajang ISPO. Dari sekolah kami hanya lolos lima project dari sekian banyak siswa yang mengajukan project  dan kami termasuk dalam lima tersebut .

Engineeringtown.com : Persiapan apa saja yang kalian lakukan sebelum menghadapi kompetisi tersebut ?

Indira & Afina : Kami melakukan banyak persiapan sebelum mengikuti lomba. Seperti yang kami beritahukan sebelumnya, ini adalah perlombaan pertama yang kami ikuti dan ini bukan bidang kami. Akan tetapi kami tidak putus asa, kami menjadikan ini semua pacuan dan semangat untuk kami membuktikan bahwa kami juga bisa menguasai bidang ini. Sejak kami ikut serta dalam  ISPO,  kami mulai mengikuti  bimbingan tambahan yang berhubungan dengan project kami. Kami mulai tertarik bahkan pada bidang yang sebelumnya tidak kami mengerti namun perlahan kami dapat menyelesaikan project hingga selesai.

Engineeringtown.com : Tentang alat ; Alat Pengingat Waktu. Bisa diceritakan sedikit mengenai alat yang telah kalian buat tersebut? Ide awalnya, tujuan dibuat, kegunaannya dan cara kerjanya ?

Indira & Afina : Kami membuat alat pengingat waktu yang serba guna dan multifungsi, SMART CLOCK, satu alat yang dibuat khusus untuk penyandang tuna netra agar mudah untuk mengetahui waktu . Alat ini juga dapat digunakan sebagai pendeteksi adanya asap rokok, kebocoran gas, dan kebakaran. Selain itu ada software yang dapat diaplikasikan dengan komputer – komputer pengguna untuk pengaturannya. Tidak hanya itu saja, jam kami dilengkapi dengan voice recorder dan memo text yang dapat diubah sesuai kebutuhan. Jam kami juga dilengkapi dengan tiga pilihan bahasa : Inggris, Indonesia, Turki. Jam kami ramah lingkungan karena dapat menyimpan energi.

Ide awal kami muncul ketika kami mempunyai masalah dengan bangun tidur, kami berniat membuat jam yang multifungsi  dan mempunyai nilai sosial yang tinggi selain itu juga hemat energi. Dan akhirnya terwujudlah dengan SMART CLOCK . Semoga dengan adanya alat kami dapat bermanfaat khususnya bagi tuna netra dan kehidupan.

Cara penggunaan alat kami sangat mudah untuk tuna netra, hanya dengan menepuk tangannya maka jam kami dapat memberitahukan jam berapa sekarang. Jam kami dapat dipasang di tempat – tempat umum oleh karena itu kami mempunyai beberapa fungsi lain yaitu jam kami dapat mengeluarkan peringatan jika adanya asap rokok, kebakaran, dan kebocoran gas. Selain itu dapat turut serta meramaikan gerakan save energy karena alat kami dapat menyimpan energi.

Engineeringtown.com : Adakah kendala – kendala yang kalian hadapi dalam proses pembuatan alat tersebut dan bagaimana cara kalian mengatasi kendala tersebut ?

Indira & Afina : Banyak kendala yang kami dapati selama proses pengerjaan alat ini.  Makalah kami sebelumnya ditolak dan sampai akhirnya kami membuat makalah dan mencari ide baru untuk membuat SMART CLOCK. Rasa letih , capek, dan kejenuhan sempat  mematahkan semangat kami dalam pembuatan alat kami. Tapi untungnya kami tidak putus asa dan bertekad bahwa kami harus menyelesaikan SMART CLOCK. Waktu pembuatan alat empat bulan merupakan hasil yang maksimal sampai kami mendapat medali perunggu.

Engineeringtown.com : Bagaimana caranya kalian membagi waktu antara fokus untuk pelajaran di kelas dengan menyelesaikan alat ini ?

Indira & Afina : Awalnya kami sangat kesulitan untuk mengatur waktu, bagaimana tidak setiap hari sepulang sekolah kami mengikuti pembinaan. Sekolah kami tidak mengizinkan siswa untuk absen dalam pelajaran sains sedangkan kami masuk kelas IPA yang setiap hari ada pelajaran sains. Pembinaan kami ikuti di luar sekolah dengan perjalanan yang lumayan jauh kami tempuh setiap pulang sekolah menggunakan kendaraan umum. Tapi kami tetap semangat dan tidak putus asa, dalam hal pelajaran kami sering mengikuti tambahan dengan guru.

Engineeringtown.com : Apa motivasi kalian dalam mengikuti kompetisi tersebut ?

Indira & Afina : Motivasi kami adalah kami ingin membuktikan bahwa pelajar seperti kami juga bisa membuat sesuatu yang multifungsi dan bernilai sosial tinggi.

Engineeringtown.com : Kalo boleh tahu, adakah tokoh yang selama ini menjadi inspirasi kalian ?

Indira & Afina : Inspirasi kami adalah Bapak BJ Habibie,  beliau dapat sukses di segala bidang seperti sekarang terutama dalam bidang sains, dan beliau mencapainya dengan semangat dan kerja keras.

Engineeringtown.com : Menurut pendapat kalian, bagaimana minat remaja saat ini dalam hal sains dan teknologi ?

Indira & Afina : Minat remaja sekarang sudah bagus akan tetapi masih banyak pelajar  yang tidak berani untuk mencoba. Kebanyakan dari mereka takut akan kemampuanya tapi sebenarnya semuanya bisa jika kita kerja keras dan berusaha.

Engineeringtown.com : Selain Indonesian Science Project Olympiad (ISPO), kompetisi apa saja yang pernah, sedang, atau akan kalian ikuti ?

Indira & Afina : Kami pernah mengikuti DREAMLINE olympiade design teknologi   yang diadakan di Turki di mana dikuti oleh semua pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara. Di sana selain kami mempresentasikan alat kami, kami juga memperkenalkan budaya Indonesia dengan mengenakan kebaya. Berinteraksi dengan banyak pelajar berprestasi di seluruh dunia merupakan kebanggan untuk kami . Di sana kami juga bertemu dengan para professor yang ahli di bidangnya.

Engineeringtown.com : Apakah kalian punya pesan/masukan untuk remaja di Indonesia agar dapat berprestasi seperti kalian ?

Indira & Afina : Pesan kami adalah, untuk pelajar Indonesia agar lebih semangat dan yakin akan potensi yang kalian miliki, semua bisa kita dapatkan asal kita memiliki niat yang baik dan juga kerja keras serta usaha. Jangan mudah putus asa dan yakin dengan usaha kalian.

Profil singkat

Indira Putri Savitri

·   Tempat/tanggal lahir : Surakarta, 27 April 1994

·   Nama Orangtua : Sunu Duto Widjomarmo, SH (ayah),  Ida Shofiah SH, Mkn (Ibu)   

·   Riwayat Pendidikan :

Ø TK. Al-Islam 2 Jamsaren Solo

Ø SD. Al-Islam 2 Jamsaren Solo

Ø SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang

·   Prestasi yang pernah diraih :

Ø Medali Perunggu bidang teknologi Indonesian Science Project Olympiad (ISPO)

Afina Firda

·   Tempat/tanggal lahir : Gresik, 3 September 1994

·   Nama Orangtua : Farid Ali Hedrah (Ayah), Rahmah Bajuber (Ibu)           

·   Riwayat Pendidikan :

Ø TK . Al Irsyat

Ø SD . Al Irsyat

Ø SMPN 2 Pekalongan

Ø SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang

·   Prestasi yang pernah diraih :

Ø Medali Perunggu bidang teknologi Indonesian Science Project Olympiad (ISPO)

 

Foto : Dok Pribadi
Penulis : Indah Sari Dewi

 

Share/Save/Bookmark

Add comment


Security code
Refresh