Thursday, October 23, 2014
   
Text Size

Pameran Teknologi Tepat Guna Sarana Kreativitas Pelajar

Kamis, 29 September 2011

BOJONEGORO, Info Publik - Sebanyak 43 Teknologi Tepat Guna (TTG) yang merupakan hasil karya para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Bojonegoro dipamerkan dalam Lomba Cipta Karya Inovasi TTG, yang berlangsung di SMKN 2 Bojonegoro, Rabu (28/9).

Di antara tampilan-tampilan hasil karya siswa tersebut, antara lain alat pencetak paving baik manual dan hidrolik, teknologi pengamanan, dan alat-alat yang biasa digunakan setiap hari.

Bupati Bojonegoro H. Suyoto di sela-sela mengunjungi pameran, menyatakan bahwa dengan inovasi akan memunculkan beberapa kemungkinan yang sangat luar biasa dalam kehidupan.

Sebab inovasi lahir karena adanya cinta yang sangat luar biasa untuk berusaha membantu, memudahkan, cepat, meringankan serta dalam harga yang terjangkau dan murah. “Itulah yang melahirkan inovasi yang sangat luar biasa,” kata Suyoto.

Bupati berpesan, kepada seluruh anak didik dan tenaga pendidik tentang beberapa hal, yakni antara murid dan guru hendaknya memiliki koneksitas dan nyambung, memperhatikan kondisi yang terjadi di lapangan dan menerapkan suatu alat produksi yang bisa membantu dan memudahkan, serta  memperhatikan kekurangan dan keterbatasan yang dimiliki.

“Dengan begitu akan memunculkan ide-ide yang sangat luar biasa,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan  Masyarakat Daerah (BPMD) Mashuri, selaku ketua panitia, menyampaikan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah dalam upaya merangsang anak didik untuk berinovasi menciptakan inovasi teknologi yang tepat guna.

Dijelaskan, peserta sebanyak 28 lembaga Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) baik negeri maupun swasta, dengan menampilkan 43 Teknoligi Tepat Guna (TTG) yang merupakan hasil karya dari para anak didik.

“Pemenang lomba ini nantinya akan mengikuti Teknologi Tepat Guna tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang akan diselenggarakan menjelang akhir tahun,” kata Mashuri.

Sementara itu dari pantauan, sekitar 43 peserta ini menampilkan alat-alat produksi dan inovasi. Antara lain SMKN Kasiman menampilkan karya Kran Air otomatis dengan sensor cahaya dan infrared, SMKN Purwosari menampilkan air untuk tambahan bahan bakar kendaraan roda dua.

SMKN Ngraho yang menampilkan mesin perajang ketela pohon, SMKN 3 Bojonegoro menciptakan alat pres paving hidrolis, SMKN 2 Bojonegoro menampilkan oven tenaga surya dan mesin pengering gabah, dan SMK PGRI 1 Bojonegoro menampilkan alat pencetak paving manual.

Tampilan lain yang dipamerkan adalah dari SMK Dander yang menampilkan mesin pemisah kapuk dan pemipil jagung, SMKN Ngraho menciptakan alat sensor menghidupkan mesin dengan sidik jari, SMK  Muhamadiyah 5 Kalitidu menampilkan starter motor dengan sensor senter, dan SMK Gama Sumberejo menampilkan instalasi teknologi pada rombong gamatech.

Sedangkan SMK Bima menciptakan alat pengering pakaian, SMK Al Fatah Kalitidu menampilkan las listrik hemat daya, serta SMK Muhamadiyah 1 Sumberejo menampilkan pengisian baterai charger HP dengan sepeda motor.

Selain itu ditampilkan pula beberapa Teknologi Tepat Guna (TTG) seperti pendeteksi boraks, alat pencetak cendol serta alat untuk penyemai tanaman padi. (MC Bojonegoro/dwi/rd/toeb)

Sumber: bipnewsroom.info

 

 

Share/Save/Bookmark

Add comment


Security code
Refresh