Saturday, May 19, 2012
   
Text Size

SMKN 2 Surakarta Bisa Rakit Esemka Rajawali 300 Unit Perbulan

Selasa, 21 Februari 2012

SURAKARTA, InfoPublik - Siswa SMKN 2 Surakarta mampu memproduksi mobil Esemka Rajawali sebanyak 200 hingga 300 unit perbulan. Hal tersebut dipastikan terealisasi bila izin produksi sudah dikantongi.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMKN 2 Surakarta Sasanta kepada InfoPublik di ruang kerjanya di Jalan Adisucipto 33 Manahan Surakarta, Selasa (21/2). “Dalam satu kelompok ada delapan siswa untuk merakit mobil, dengan didampingi seorang guru, bisa menghasilkan satu mobil rakitan,” ujarnya.

Menurut Sasanta, yang saat dijumpai didampingi Humas SMK Negeri 2 Surakarta Kasmadi, jurusan otomotif SMKN 2 mempunyai 400 siswa (dua di antaranya siswi) yang terbagi 12 kelas. Setiap kelas diisi 36 siswa.

Sasanta menjelaskan praktik merakit mobil Esemka sebagai belajar sambil bekerja. Praktik perakitan dilatih selama seminggu tanpa jeda mulai pukul 07:30-15:00 WIB.  "Mereka dilatih secara bergantian setiap minggunya di kampus II Jalan Ki Hajar Dewantara, Surakarta," paparnya.

Setiap pekan ada 36 anak yang mengikuti pelatihan. Sampai para siswa lulus sekolah, ditargetkan lima kali pelatihan sudah bisa merakit mobil. “Bila nanti produksi mobil SMK sudah berjalan kita tinggal mengambil tenaga anak-anak SMK tersebut,” ujarnya.

Terkait dukungan dari Walikota Solo Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi,  atas prestasi siswa SMKN 2 ini, Sasanta mengatakan seluruh SMKN di Solo (48 SMKN), sudah menerima pemesanan produk Esemka. Apalagi, Walikota meminta pada Agustus 2012, mobil Esemka sudah resmi ditampilkan di masyarakat. "Ini lho mobil karya anak-anak SMK,” katanya.

Guna mengantisipasi program mobil nasional ini dapat terus berkelanjutan, Sasanta mengatakan produksi mobil Esemka tidak dalam skala usaha besar. Strategi pengembangan dalam skala kecil, namun merata di seluruh SMK di Indonesia, menjadi pilihan. “Jadi orang yang berniat mematikan mobil Esemka juga bingung, yang mau dimatikan SMK yang mana? Termasuk juga dukungan dari masyarakat kita dan para pejabat pusat serta daerah,” harapnya.

Di Surakarta, selain  SMKN 2 yang merakit mobil Esemka di Kampus II, juga ada kegiatan yang sama di SMKN 5, meski dengan jumlah keterlibatan siswa yang lebih sedikit.

Soal kendala yang dihadapi selama ini, menurut Sasanta masih pada persoalan perizinan itu. “Izin mobil nasional ini belum juga keluar. Padahal, sudah sangat luar biasa setelah mobil Esemka dipakai Walikota," tandasnya. (Oleh Astra Desita)/(dry)

Infopublik.kominfo.go.id

 

 

Share/Save/Bookmark
SMKN 2 Surakarta Bisa Rakit Esemka Rajawali 300 Unit Perbulan

Add comment


Security code
Refresh



 
     

Event

  • 1
  • 2
  • 3