Google
Web Teachers

Artikel

Wujudkan Kemandirian Energi Melalui Biofuel

Kamis, 10 Mei 2012
Lukito Hasta Pratopo
Kepala Bidang Pemetaan Pengembangan Iptek Kemenristek dan Pemerhati Energi


PEMERINTAH seharusnya lebih fokus pada program pengembangan energi alternatif yang komprehensif dan berkesinambungan untuk mengantisipasi krisis bahan bakar minyak (BBM) dari fosil.

Last Updated (Wednesday, 16 May 2012 09:27)

 

Mengembangkan Energi Panas Bumi

Selasa, 8 Mei 2012
Andhika Prastawa
Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi BPPT


Dengan potensi sumber panas bumi terbesar di dunia yang setara dengan 29.038 Mw menurut Badan Geologi di 2010, Indonesia saat ini baru mengembangkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik sebesar 1.189 Mw (4,3%) saja. Menurut Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2005-2025 sebagai penjabaran dari Peraturan Presiden No 5/2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, energi panas bumi diharapkan berkontribusi sebesar sedikitnya 16 Gw di 2025.

Last Updated (Wednesday, 16 May 2012 09:22)

 

Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kemiskinan

Selasa, 8 Mei 2012
Jatna Supriatna

Kepala Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia, Kepala Pelaksana United in Diversity Forum Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia

“Petani dan Nelayan akan jadi korban terdepan dari perubahan iklim”

Hujan yang terus menerus turun di bulan Mei ini banyak menimbulkan pertanyaan serius pada kami di Pusat Perubahan Iklim Universitas Indonesia. Pertanyanyaan yang umum kepada kami sebagai akademikus adalah pola seperti apa dan model bagaimana yang akan terjadi dalam waktu dekat atau jangka panjang terhadap masyarakat yang masih tergantung pada keadaan iklim.

Last Updated (Wednesday, 16 May 2012 09:21)

 

Zona Gempa yang Terlupakan

Lina Handayani
Peneliti pada Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI

Pada sore tanggal 11 April 2012, kita kembali dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan besar (magnitudo M8.2 dan M8.6). Selain itu, kita pun dikejutkan oleh gempa yang sumbernya berada di luar zona tumbukan.

Selama ini, terutama sejak gempa raksasa Aceh 2004, kita disibukkan oleh gempa-gempa yang berasal dari tumbukan antarlempeng dan pada patahan. Semua gempa tersebut digolongkan sebagai interplate earthquake di mana di dalamnya termasuk patahan yang merupakan respons benturan antarlempeng.

Last Updated (Wednesday, 18 April 2012 09:04)

 
More Articles...